Site icon Pahami

Berita 6 Pesawat Tanker Pengisi Bahan Bakar AS Tiba di Israel

Berita 6 Pesawat Tanker Pengisi Bahan Bakar AS Tiba di Israel


Jakarta, Pahami.id

Amerika Serikat mengirim enam pesawat pengisian bahan bakar ke Israeldi tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran.

Pesawat tersebut diperkirakan akan menuju ke Bandara Ben Gurion dekat Tel Aviv sebagai bagian dari penumpukan militer AS di Timur Tengah.

“Lima kapal tanker KC-46 Amerika akan berangkat dari Bandara Internasional Portsmouth di New Hampshire, dan satu lagi akan berangkat dari Pangkalan Angkatan Udara Seymour Johnson di North Carolina,” lapor Times of Israel, mengutip seorang analis anonim yang memantau data penerbangan terbuka.


Awal pekan ini, beberapa pesawat pengisian bahan bakar dan kargo militer AS juga terlihat di bandara yang sama.

Pengerahan tersebut menyusul kedatangan 11 jet tempur siluman F-22 di Pangkalan Udara Ovda di Israel selatan awal pekan ini.

Dalam beberapa minggu terakhir, puluhan jet tempur AS, termasuk F-35, F-22 dan F-16, serta pesawat logistik dan kargo militer dilaporkan telah pindah ke wilayah tersebut.

Selain itu, pada hari Kamis, kapal induk USS Gerald R. Ford meninggalkan pangkalan AS di pulau Kreta Yunani menuju perairan Israel di tengah ketegangan antara AS dan Iran.

Presiden AS Donald Trump mengirimkan kapal induk terbesar di dunia untuk memperkuat USS Abraham Lincoln yang pertama tiba di Timur Tengah.

Langkah ini dilakukan ketika para pejabat AS dan Iran memulai perundingan nuklir putaran ketiga di Jenewa, Swiss.

Sejumlah media Israel menilai Washington berpotensi melancarkan serangan ke Teheran, meski belum ada keputusan militer resmi dari otoritas AS.

Dalam beberapa pekan terakhir, AS telah memperkuat kehadiran militernya di kawasan dan mengisyaratkan kemungkinan tindakan militer untuk menekan Iran agar menghentikan program nuklirnya.

Kehadiran kapal induk Amerika di Timur Tengah menimbulkan kekhawatiran akan pecahnya perang antara Amerika dan Iran.

Trump mengancam akan menyerang Iran jika kesepakatan tidak tercapai. Sementara itu, Iran menegaskan akan menyerang beberapa pangkalan AS di kawasan jika diserang.

Teheran menuduh Washington dan Israel mencari alasan untuk melakukan intervensi dan perubahan rezim.

Iran juga memperingatkan bahwa mereka akan merespons setiap serangan dan menekankan bahwa pencabutan sanksi harus menjadi bagian dari kesepakatan untuk membatasi program nuklirnya.

(rnp/dna)


Exit mobile version