Jakarta, Pahami.id –
Konsul Jenderal Indonesia (Konjungsi) di Jeddah, SaudiYusron Ambiy, mengatakan lima dari enam korban yang sudah meninggal akan dimakamkan di Arab Saudi.
Yusron mengatakan lokasi pemakaman didasarkan pada keinginan keluarga setelah konsulat jenderal Indonesia dalam koordinasi dengan kerabat para korban.
Korban tewas akan dimakamkan di Arab Saudi, Sumarsih Djarudin (44), Audrya Malika Adam (16), Areline Nawlya Adam (22), dan Dawam Mahmud (48) yang merupakan keluarga dan Eny Soedwati (49).
“Kementerian Luar Negeri (Kementerian Luar Negeri) telah berkomunikasi di almarhum Dawam Mahmud, dan keluarga -keluarga telah meminta agar semua badan dimakamkan di Arab Saudi,” kata Yusron dalam rilis resmi yang diterima resmi yang diterima secara resmi Cnnindonesia.comSabtu (3/22).
Yusron juga mengatakan korban lain, Eny Soedarwati, juga “telah menerima persetujuan keluarga untuk penguburan di Arab Saudi.”
Sementara itu, korban lain meninggal atas nama Dian Novita (38) masih menunggu keputusan keluarga di lokasi pemakaman.
“Tentang korban kematian Dian Novita, keputusan tentang lokasi pemakamannya masih sedang dibahas tentang keluarga,” kata Yusron.
Konsulat Jenderal Indonesia di Jeddah, lanjutnya, menerima jaminan dari Kementerian Luar Negeri Saudi bahwa badan proses pemasaran mayat akan dipercepat.
Enam orang Indonesia terbunuh dalam kecelakaan bus di Wadi Quudeid, Arab Saudi pada hari Jumat (3/21).
Kecelakaan itu juga menyebabkan 14 orang terluka. Secara rinci, tiga orang menderita cedera serius dan dirawat di rumah sakit dan 11 di luar rumah sakit.
Menurut polisi lalu lintas regional Mekah, kecelakaan itu terjadi ketika Jeep mengemudi ke arah yang berlawanan melalui median jalan dan bertabrakan dengan bus.
Tabrakan menyebabkan bus bergerak, dan kedua kendaraan terbakar.
(Isa/DNA)