Site icon Pahami

Berita 288 Warga Morowali Mengungsi Akibat Tanah Bergeser

Berita 288 Warga Morowali Mengungsi Akibat Tanah Bergeser


Makassar, Pahami.id

Sebanyak 288 warga Desa Fatufia, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten MorowaliSulawesi Tengah, dipindahkan ke tempat yang lebih aman akibat kejadian tersebut pergerakan tanah.

“Sekitar 288 orang terpaksa meninggalkan rumahnya dan mengungsi ke lokasi yang lebih aman,” kata Plt Kepala BPBD Provinsi Sulawesi Tengah Asbudianto dalam keterangannya, Jumat (30/1).


Peristiwa ini pertama kali terjadi pada Kamis (29/1) sekitar pukul 03.00 WIB. Berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Morowali, sebelum pengalihan lahan terjadi, terdapat aktivitas lima unit alat berat (ekskavator) yang memuat material di sekitar lokasi.

“Aktivitas ini menimbulkan getaran yang kuat hingga membuat warga panik. Getaran kembali terasa keesokan harinya menjelang malam. Warga mulai melihat tanda-tanda pergeseran lahan dan hingga saat ini keadaan masih terjadi secara perlahan,” ujarnya.

BPBD Kabupaten Morowali bersama BPBD Sulawesi Tengah sudah melakukan hal itu penilaian koordinasi awal dan antarlembaga untuk penanganan darurat.

Belum ada laporan korban jiwa atau luka, potensi bahaya masih tinggi karena kondisi tanah masih labil, jelasnya.

Asbudianto mengimbau warga untuk waspada dan tidak kembali masuk ke dalam gedung sebelum dinyatakan aman oleh petugas.

Situasi terkini menunjukkan pergerakan tanah masih lambat. Keselamatan warga diutamakan. Pengawasan intensif terus dilakukan untuk mengantisipasi potensi pengungsian lebih lanjut, tutupnya.

(mir/wis)


Exit mobile version