Site icon Pahami

Berita 2 Skandal Kristi Noem, Menteri yang Dipecat Trump

Berita 2 Skandal Kristi Noem, Menteri yang Dipecat Trump


Jakarta, Pahami.id

Kristi Noem menjadi sorotan usai dipecat Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebagai Menteri Keamanan Dalam Negeri.

Trump memecat Noem pada Kamis (5/3) ketika kritik terhadap departemen tersebut meningkat, terutama atas respons bencana dan tindakan keras imigrasi.

Dalam postingan di media sosial, Trump menunjuk Noem untuk mengisi jabatan utusan khusus yang berfokus pada Belahan Barat. Perubahan ini akan berlaku efektif pada 31 Maret.


“[Noem] telah membantu kita dengan baik, dan telah memberikan banyak hasil luar biasa (terutama di perbatasan!),” kata Trump.

Selain pemecatan itu, Kristi dikabarkan punya sederet skandal.

1. Jet mewah

Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) menarik perhatian menyusul laporan pembelian enam pesawat Boeing 737, termasuk satu jet mewah, senilai US$ 70 juta.

Noem kemungkinan akan menggunakan jet tersebut untuk menjalankan tugasnya di kementerian.

Menurut laporan Axios, DHS menghabiskan lebih dari US$300 juta untuk jet mewah pribadi. Beberapa barang mewah termasuk dua Gulfstream G700 yang dibeli pada bulan Oktober dan sebuah Boeing 737 atau Big Beautiful Jet.

Jet eksekutif mewah yang dicari DHS mencakup kamar tidur dengan tempat tidur queen, kamar mandi, dapur, empat televisi layar datar besar, dan bar.

Pembelian tersebut juga menuai kritik dari Dewan Perwakilan Rakyat dan senator AS. Dalam sidang pengawasan pada Selasa (2/3), Senator Demokrat Sheldon Whitehouse mempertanyakan pesawat mewah beserta fasilitas dan pajak yang digunakan untuk membelinya.

Noem membantah tuduhan tersebut dan mengatakan dia hanya menggunakan pesawat itu satu kali.

“Dulu saya melakukannya, tapi digunakan oleh petugas administrasi lainnya dan digunakan untuk penerbangan komando dan kendali departemen,” katanya seperti dikutip. Minggu Berita.

Senator Connecticut Chirs Murphy kemudian meminta Kantor Akuntabilitas Pemerintah untuk meninjau apakah DHS memiliki kewenangan hukum dan pendanaan untuk membeli enam pesawat untuk Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai (ICE).

Selain itu, lebih dari 40 anggota parlemen Partai Demokrat mendesak Gedung Putih untuk memblokir rencana pembelian departemen tersebut.

2. Masalah kecurangan

Selama bertahun-tahun, ada rumor bahwa Noem dan kepala stafnya, Corey Lewandowski, berselingkuh.

Seorang pejabat Badan Manajemen Darurat Federal (FEMA) menyebut dugaan hubungan mereka sebagai “rahasia terburuk yang dirahasiakan di Washington DC.”

Persoalan ini juga sempat ditanyakan pada Sidang Monitoring, Rabu. Perwakilan California Sydney Kamlager-Dove muncul dan mengajukan pertanyaan.

“Jadi, Sekretaris Noem, selama Anda menjabat sebagai direktur Departemen Keamanan Dalam Negeri, apakah Anda pernah melakukan hubungan seksual dengan Corey Lewandowski?” Kata Dove seperti dikutip Majalah New York.

Noem kemudian bertanya kepada ketua panitia bahwa ia merasa jijik dan tersinggung dengan pertanyaan tersebut.

Kedua pria itu berbicara satu sama lain selama sekitar satu menit – tetapi Noem tidak pernah mengatakan “tidak” pada pernyataan itu.

(isa/bac)


Exit mobile version