Site icon Pahami

Dorong Transisi Energi untuk Wujudkan NZE 2026, Jatim Resmikan Gedung Pelatihan Pertanian Pedesaan Swadaya Taruna Bhumi – Berita Jatim

Dilobi Sandiaga Uno, Khofifah Digoda Tim Ganjar Pranowo: Masih Banyak Tugas

Pahami.id – Guna mewujudkan lompatan energi hijau menuju energi biru, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Gedung Pelatihan Pertanian Perdesaan (P4S) Merdeka Taruna Bhumi dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap Peak 20.000 Watt di Padepokan HM Arum Sabil, Kec. . . Bendungan, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (6/12/2023).

Bantuan PLTS Atap 20.000 WP dari Pemprov telah diserahkan 10.000 watt peak (wp) kepada Balai Diklat Pertanian dan Perdesaan (P4S) Swadaya Taruna Bhumi, Kabupaten Jember, 5.000 watt ke Pondok Pesantren Al Mubarok, Kabupaten Jember. , dan 5.000 WP ke Pondok Pesantren Tahfidz Modern Sulaimaniyah Kabupaten Lumajang.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Khofifah, kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Gubernur Khofifah yang diserahkan kepada HM Arum Sabil dan Rektor UIN KH. Ahmad Siddiq. Gubernur Khofifah menjelaskan, implementasi pembangkit listrik tenaga surya yang tengah giat dilakukan Pemprov Jatim, termasuk bantuan yang diberikan saat ini, merupakan bagian dari upaya loncatan dari green energy ke blue energy.

Menurutnya, hal ini harus terus berlanjut, karena isu keresahan dunia saat ini juga menyoroti bagaimana mempersiapkan energi biru dan ekonomi biru.

“Pada dasarnya pemusatan latihan di sini melakukan lompatan dari green, terjun langsung menuju blue economy. Semoga semuanya berjalan lancar dan sukses serta dimudahkan oleh Allah SWT,” ujar Gubernur Khofifah dalam sambutannya.

Orang nomor satu di Jawa Timur ini menjelaskan, dalam proses mewujudkan net zero emisi sebenarnya tidak mencakup blue energy dan blue economy. Ditegaskannya, ketika kita memasuki blue energy dan blue economy maka akan terjadi upaya zero waste, dimana setiap orang diharapkan mampu melakukan upaya tanpa menghasilkan limbah.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui APBD Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Timur telah memberikan bantuan pembangunan PLTS Atap di beberapa Gedung Pemerintahan dan Pondok Pesantren di Jawa Timur.

Upaya ini akan terus dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dan hal ini membuktikan komitmen dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam percepatan realisasi peningkatan pengembangan pemanfaatan EBT dan transisi energi untuk mewujudkan NZE 2026.

Pembangunan PLTS Atap pada gedung pemerintah, sekolah, pesantren dan lembaga/perusahaan swasta juga merupakan bagian dari kebijakan pemanfaatan energi baru (EBT) di Provinsi Jawa Timur, karena menggunakan energi ramah lingkungan atau energi bersih.

Sebagai informasi, hingga saat ini Jawa Timur telah berhasil membangun PLTS (SHS dan Rooftop), dengan total kapasitas terpasang sebesar 68,41 MW. Sedangkan pemanfaatan EBT di Jatim sebesar 1.868 MW, dengan pencapaian Bauran EBT tahun 2022 sebesar 9,36%, melebihi target yang ditetapkan dalam RUED yaitu 6,50%.

Gubernur Khofifah kembali menjelaskan, hal lain yang menjadi isu hangat dunia adalah kekhawatiran terhadap persoalan pangan dunia. Menyikapi hal tersebut, Gubernur Jatim menegaskan agar Jatim tetap optimis dan terus memaksimalkan posisinya sebagai keranjang pangan negara. Bukan sekedar wacana, namun berbagai keberhasilan Jawa Timur di bidang pangan menjadi bukti bahwa Jawa Timur adalah lumbung pangan negara.

Keberhasilan tersebut antara lain pada produksi padi-padian, padi, jagung, dan pisang, dimana Jawa Timur menduduki peringkat tertinggi diantara seluruh wilayah di Indonesia. Selain itu, populasi sapi perah dan sapi potong di Jawa Timur juga sangat tinggi, jauh berbeda dengan wilayah yang memiliki populasi terbesar kedua di Indonesia.

Diakui Gubernur Khofifah, berbagai capaian yang ada di Jatim bukan diraih dengan usaha sendiri melainkan berkat kerja keras, sinergi dan kerja sama semua pihak.

“Jawa Timur akan kita maksimalkan untuk tetap menjadi keranjang pangan negara, sehingga kita harus melakukan perencanaan dan evaluasi yang sangat detail terhadap seluruh pembangunan di sektor pangan kita,” ujarnya.

“Semua pemangku kepentingan berperan, jadi KTNA punya peran yang luar biasa, Gapoktan punya peran yang luar biasa, dan yang ada di Balai Inseminasi Buatan di Singosari Malang juga punya peran yang luar biasa. Tidak ada kesuksesan yang bisa kita raih sendirian, karena kita bekerja sama. saling berkolaborasi dan tentunya berdoa bersama,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Khofifah juga menceritakan bahwa salah satu hal yang membuat Jatim meraih berbagai prestasi dan prestasi tertinggi di antara seluruh provinsi di Indonesia adalah bagaimana beliau mengajak tim Pemprov Jatim untuk bekerja tidak hanya secara profesional, sistematis, dan birokratis. tata krama. dengan usaha, spiritual.

Seperti membiasakan puasa ayyamul bidh, di kalangan pimpinan OPD di lingkungan Pemprov Jatim, pemberian santunan kepada anak yatim dan pembacaan doa di setiap agenda Pemprov Jatim.

Artinya, bagaimana kita bersinergi dalam kerja profesional dan kerja spiritual. Pancasila itu spiritual dan spiritual. Kalau kita menganut Pancasila lahir dan batin, maka Pilar Pertama Ketuhanan Yang Maha Esa akan tetap berjalan. seiring dengan hasil kerja kami. “Kerja kami profesional,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Balai Diklat Pertanian Perdesaan Taruna Bhumi Gotong-royong, HM Arum Sabil melaporkan, Pelatihan Pertanian Perdesaan Gotong-royong (P4S) lahir pada tahun 1999, di bawah binaan Kementerian Pertanian RI, dan hingga saat ini masih terus berlangsung. jauh dari ideal. Pada kesempatan tersebut, P4S menerima bantuan PLTS sebesar 10.000 wp dari Gubernur Khofifah melalui Dinas ESDM Jatim.

“Terima kasih, hari ini kita mendapat dukungan dari tenaga surya yang totalnya sekitar 10 ribu WP. Hanya dengan 600 Watt kita bisa mengairi 10 hektar, belum lagi 10 ribu Watt. Semoga bermanfaat juga bagi masyarakat sekitar, jadi energi itu bisa diperbarui dari ESDM. Bantuan dari gubernur sangat terasa, ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Khofifah menyerahkan bantuan listrik untuk instalasi rumah dan sambungan rumah berdaya 900 VA kepada 163 penerima bantuan yang berasal dari Desa Umbulsari, Desa Tegalwangi, dan Desa Gunungsari, Kec. Umbulsari, Kecamatan Jember dan 15 ahli waris dari Kampung Suci, Kampung Kemiri, dan Kampung Panti, Kecamatan. Panti, Kecamatan Jember Bantuan diserahkan secara simbolis kepada 6 orang ahli waris dari 6 desa yang masing-masing desa diwakili oleh 1 orang ahli waris.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Gedung P4S Taruna Bhumi dan Bantuan PLTS Atap 20.000 WP, di Jember, Jawa Timur.  Rabu (6/12/2023).  (Dok: Pemprov Jatim)
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Gedung P4S Taruna Bhumi dan Bantuan PLTS Atap 20.000 WP, di Jember, Jawa Timur. Rabu (6/12/2023). (Dok: Pemprov Jatim)

Tak hanya itu, Gubernur Khofifah juga berkesempatan meninjau gedung P4S Taruna Bhumi yang diawali dengan pemotongan pita. Di sisi lain, Iis Sugianti (35), salah satu penerima bantuan asal Desa Tegalwangi Umbulsari Jember, mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Khofifah yang telah membantu menyambungkan listrik ke rumahnya. Ia mengaku kesulitan mendapatkan sambungan listrik ke rumahnya.

“Terima kasih banyak Bu Gubernur atas bantuannya. Ini sangat bermanfaat. Di desa kami listriknya sulit tersambung, karena tiang listriknya tidak cukup. Kami tidak bisa menyambung ke rumah-rumah. Kami doakan Bu. Gubernur panjang umur, selalu sehat dan sukses.” kata Iis.

Hadir dalam upacara tersebut Ketua Balai Diklat Pertanian Desa Gotong-royong Taruna Bhumi HM Arum Sabil, Rektor UIN KHAS Jember, Ka. Bakorwil Jember, Ka. Departemen ESDM Daerah. Jawa Timur, Ka. Dinas Pertanian dan KP Provinsi. Jawa Timur, Ka. Dinas Perkebunan Daerah. Jawa Timur, Ka. Pusat Penelitian Kopi dan Kakao, Pabrik Gula GM PT. Sinergi Gula Nusantara, Direktur Mitra Tani 27, Danyonif Raider 515 Kostrad, Danyonif Raider 509/BY/9/2 Kostrad.

Exit mobile version