Fasilitas kampus menjadi salah satu hal utama yang menarik perhatian calon mahasiswa baru, termasuk pertanyaan mengenai apakah kuliah di IPDN mendapat uang saku bagi Anda yang tertarik mendaftar.
Apakah Kuliah di IPDN Mendapat Uang Saku?
Pihak Institut Pemerintahan Dalam Negeri memberikan fasilitas berupa uang saku yang cair setiap bulannya kepada para praja yang tengah menempuh pendidikan di sekolah kedinasan tersebut.
Selain itu, besaran uang saku yang diterima oleh peserta didik bergantung pada tingkatan praja IPDN itu sendiri. Selain uang saku, lembaga di bawah naungan Kementerian Dalam Negeri ini juga menyediakan berbagai macam fasilitas penunjang aktivitas dan pembelajaran.
Fasilitas Lengkap untuk Praja IPDN
Institut Pemerintahan Dalam Negeri menyediakan berbagai sarana dan prasarana penunjang bagi para siswanya.
Anda bisa menikmati berbagai fasilitas gratis yang disediakan selama masa pendidikan, antara lain:
Gratis biaya kuliah
Asrama
Konsumsi tiga kali sehari
Atribut dan seragam
Laboratorium pemerintahan
Laboratorium komputer
Sarana olahraga seperti lapangan sepak bola dan basket
Perpustakaan
Tempat ibadah
Transportasi
Peluang Karier dan Syarat Masuk IPDN
Lulusan IPDN memiliki peluang besar untuk diangkat menjadi CPNS yang bertugas di instansi pemerintah pusat maupun daerah di seluruh wilayah Indonesia.
Di sisi lain, Anda harus memenuhi sejumlah persyaratan umum untuk bisa masuk ke kampus ini, seperti WNI, berusia minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun, serta tinggi badan minimal 160 cm bagi laki-laki dan 156 cm bagi perempuan.
Selain persyaratan umum tersebut, Anda wajib melengkapi syarat administrasi berupa ijazah SMA atau MA dengan nilai rata-rata ijazah minimal 73 atau 65 bagi pendaftar yang berasal dari wilayah Papua atau Orang Asli Papua (OAP).
Jadwal dan Tahapan Pendaftaran SPCP IPDN 2026
Pendaftaran Seleksi Penerimaan Calon Praja (SPCP) angkatan 2026 telah dibuka dari tanggal 18 Agustus hingga 30 Agustus 2026 melalui situs resmi https://sscasn.bkn.go.id.
Setelah membuat akun di laman tersebut, Anda harus melengkapi persyaratan administrasi di SSCASN. Selepas data terverifikasi, Anda wajib mengikuti sejumlah rangkaian tes, antara lain Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), Tes Kesehatan, Tes Psikologi Integritas dan Kejujuran, serta Tes Pantukhir.

